jump to navigation

Drama Manohara, Prita, dan SBY Juni 5, 2009

Posted by dutadunia in BERITA.
1 comment so far

112651Drama Manohara dan Prita yang kini mendominasi media massa nasional sepertinya telah mengikis stigma Neoliberalisme yang sebelumnya menghantui kubu SBY-Boediono. Lenyapnya debat soal ekonomi Indonesia masa depan akibat situasi melodramatik kedua perempuan malang ini jelas menguntungkan duet yang diusung Partai Demokrat itu.

SBY-Boediono sendiri mungkin tak menduga bahwa drama Manohara dan Prita bakal membuat rakyat mendadak lupa atas isu Neoliberalisme yang mencekam kedua sosok kubu Cikeas itu sejak mereka mendeklarasikan diri maju ke Pilpres 2009. Akankah isu Neolib benar-benar lenyap selama masa kampanye pilpres ini?

Neoliberalisme merupakan konsep dan sistem perekonomian yang berasal dari Washington Consensus, yang di sini diusung teknokrat Boediono dan Sri Mulyani. Konsensus itu berisi sejumlah guidance kebijakan-kebijakan pemerintah.

Pertama, larangan menyubsidi rakyat dan membiayai penyediaan dan pengelolaan barang dan jasa publik melalui apa yang dinamakan disiplin fiscal. Kedua, jika pemerintah sudah telanjur terlibat pada penyediaan barang dan jasa publik, maka harus dijual ke swasta (privatisasi).

Ketiga, meliberalkan semua sektor perekonomian dengan memberlakukan asas nondiskriminatif antara pelaku asing dan pelaku nasional. Banyak pengamat ekonomi menilai konsep ini tak cocok dengan apa yang diperlukan bangsa Indonesia.

Dengan kondisi masyarakat melodrama di Indonesia yang mudah melupakan satu peristiwa atau masalah dengan peristiwa dan persoalan lainnya, maka kubu SBY-Boediono yang lekat dengan stigma Neolib itu yakin akan mudah melenggang untuk menang dalam satu putaran. Sebab tak ada lagi minat publik bagi perdebatan ekonomi RI ke depan.

Celakanya, kedua capres pesaing SBY pun seolah ikt terpancing untuk tak mau kalah dalam memberikan komentar terhadap drama Manohara dan Prita. Maka beralihnya perhatian publik dari isu kemiskinan, ketidakadilan, dan Neoliberalisme ke isu kemnusiaan yang diusung Manohara dan Prita membuat keuntungan SBY-Boediono berlipat ganda.

Pengamat politik LIPI Prof Syamsudin Haris melihat, dugaan kekerasan rumah tangga yang menimpa model belia asal Indonesia ,Manohara Odelia Pinot dan kasus kriminalisasi seorang ibu rumah tangga asal Tangerang, Prita Mulyasari, mudah dijadikan komoditas politik. Dan itu itu menggilas isu Neoliberalisme yang menghantui SBY-Boediono.

Namun, Syamsudin meyakini , orang akan mudah dilupakan jika hanya mendompleng isu pupuler seperti itu. Sehingga tujuan yang inti dari kampanye tidak akan tercapai.

Kampanye yang diharapkan membuka pikiran dan mata hati rakyat mengenai ekonomi kerakyatan versus Neoliberalisme, dilindas drama Manohara dan Prita. Dua isu ini menggerus kecerdasan ibu-ibu rumah tangga, muda-mudi, dan remaja.Akibatnya, bangsa kita semakin rentan dan rawan untuk diterkam Neoliberalisme sebagai generasi yang hilang.

“Publik kita tipe masyarakat sinetron, sehingga sekadar jadi penonton yang pasif sekaligus bloon,” kata Ari Bainus, pengamat politik Universitas Padjadjaran. Oleh sebab itu, dengan drama Maohara dan derita Prita, SBY-Boediono secara politis bena-benar diuntungkan. [P1]

inilah.com

Permen Karet dari Kondom Juni 4, 2009

Posted by dutadunia in Funny.
add a comment

Suatu ketika, seorang bule datang ke rumah Sukarno.

Bule :  “Kenapa rumah kamu sangat kuno begini?  Tidak  ada teknologi yang canggih hah?”

Sukarno : “Teknologi canggih? Seperti apa misalnya, Mister?”

Bule : “Kamu tahu, besi berantakan seperti ini, kalau di negara saya bisa dibuat mobil, lalu dijual kembali ke Indonesia. Biasa, Indonesia kan suka gaya.”
Sukarno : “Oooh…”

Bule : “Kamu tahu, banyak kondom kami buat dari ban bekas seperti ini. Lalu kondom yang sudah jadi kami beri label negara kami, dan kami kirim kembali ke Indonesia dan dipakai orang Indonesia. Biasa, Indonesia kan suka barang import, mana pernah pakai barang dari negaranya sendiri.”

Sukarno : “Oohh. Nah, Mister tahu, apa yang orang Indonesia lakukan dengan kondom yang habis pakai?”

Bule : “Memangnya Indonesia bisa apah?”

Sukarno : “Kami daur ulang menjadi permen karet, lalu dipermak dengan label negara kami, kemudian diekspor ke negara Mister. Anehnya, mereka menyukainya, dan bahkan sekarang Mister bisa mengunyahnya dengan tenang.”

Bule : “Whats?!”

Keamanan Jaringan Nirkabel Juni 4, 2009

Posted by dutadunia in Dunia IT.
add a comment

filesPenggunaan jaringan Internet yang kian marak dewasa ini telah mendorong pertumbuhan teknologi koneksi jaringan Internet itu sendiri, sehingga kemudian lahirlah suatu teknologi jaringan nirkabel (Wireless Network), yang sangat memudahkan penggunanya dalam mengakses Internet. Namun begitu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam penggunaan jaringan nirkabel ini dapat berjalan dengan aman.

Lahirnya Jaringan Nirkabel untuk Rumah

Dahulu komputer lebih dianggap sebagai sebuah kemewahan daripada sebuah kebutuhan. Hanya orang-orang kaya dan beruntung saja yang dapat mempunyai sebuah komputer, sedangkan jaringan merupakan hal yang hanya dapat disediakan untuk perusahaan besar.

Namun sejalan dengan kemajuan yang pesat pada dekade ini, maka sekarang setiap orang masing-masing dapat mempunyai komputernya sendiri. Seperti yang banyak kita temui, biasa nya setiap orang tua mempunyai komputernya sendiri, begitu pula dengan si anak dapat mempunyai komputernya sendiri walaupun mungkin hanya digunakan untuk bermain dan mengerjakan tugas-tugas sekolah. Para pengguna rumahan juga telah berkembang dari yang semula tidak mempunyai akses Internet, kemudian mulai memakai koneksi dial-up Internet dengan kecepatan 9600 kbps melebihi 56 kbps dial up akses, dan kini berkembang menjadi koneksi broadband menyaingi koneksi T1 yang sering dinikmati orang saat bekerja.

Sebagaimana Internet dan World Wide Web telah menjadi trend dalam kebudayaan kita dan menggantikan format media massa lainnya dalam menyampaikan informasi yang dicari, mulai dari informasi pemberitaan, olahraga, cuaca, resep, yellow pages (buku telepon), dan masih banyak hal lainnya yang kesemuanya itu merupakan sebuah cara baru, bukan hanya dalam pemakaian komputer di dalam rumah, tapi juga dalam hal pemakaian koneksi Internet.

Sementara itu perusahaan perangkat keras maupun perangkat lunak kini telah menawarkan berbagai solusi yang memungkinkan para pemakai Internet di rumah saling berbagi koneksi antara lebih dari dua komputer. Meskipun semua komputer tersebut harus terhubung jaringan.

Untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya biasanya membutuhkan berbagai macam media fisik, seperti kabel telepon, kabel coaxial, ataupun kabel CAT5 kabel telegram yang ada di mana-mana. Namun baru-baru ini telah ditemukan cara baru pemakaian Internet tanpa menggunakan berbagai macam media penghubung terseut, teknologi ini kini lazim disebut koneksi jaringan Nirkabel (tanpa kabel). Pemakaian Internet dengan menggunakan koneksi jaringan nirkabel ini tentu saja sangat memudahkan pemakainya dalam mengakses Internet, tanpa melalui proses installasi dan pemasangan kabel yang memusingkan.

Adapun susunan koneksi jaringan nirkabel ini sangat sederhana. Koneksi Internet masuk dari Internet Provider kemudian dihubungkan dengan suatu titik penerus akses nirkabel atau router yang memancarkan sinyal. Ketika Anda terhubung dengan memakai kartu atau antena jaringan nirkabel untuk menerima sinyal, begitu pula sebaliknya, maka koneksi Anda telah berhasil.

Masalah yang sering timbul pada saat menikmati koneksi sinyal nirkabel ini adalah sulitnya mengetahui sampai sejauh mana sinyal ini dapat diterima. Jika sinyal tersebut dapat ditangkap dari lantai atas sebuah kantor, maka seharusnya juga dapat ditangkap dari basement yang berada 100 kaki di bawah tanah. Ini dapat saja membuat seorang hacker mencari celah dari koneksi nirkabel tersebut untuk mendapatkan berbagai informasi penting mengenai Anda.

Namun itu bukan berarti tidak menyarankan penggunaan jaringan nirkabel. Hanya saja Anda harus cermat dalam menggunakan jaringan nirkabel ini, serta mengambil beberapa pencegahan dasar agar pemakaian teknologi ini dapat benar-benar aman. Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana yang dapat dijalankan untuk mengamankan jaringan nirkabel yang Anda pakai.

6 Langkah Pengamanan Dasar Jaringan
:

1. Ubahlah Sistem ID (Identitas)

Biasanya suatu layanan nirkabel dilengkapi dengan suatu standart pengamanan identitas atau yang sering disebut SSID (Service Set Identifier) or ESSID (Extended Service Set Identifier). Sangat mudah bagi seorang hacker untuk mencari tahu identitas default dari suatu layanan atau jaringan, jadi sebaiknya Anda segera mengubahnya menjadi suatu identitas yang unik, yang tidak mudah ditebak orang lain.

2. Mematikan identitas pemancar
Dengan mengumumkan kepada umum bahwa Anda memiliki suatu jaringan nirkabel akan membuat para hacker penasaran untuk membobol jaringan nirkabel Anda. Mempunyai suatu jaringan nirkabel bukan berarti harus memberitahukannya kepada semua orang. Periksalah secara manual perangkat keras yang Anda pakai untuk jaringan nirkabel tersebut, dan pelajarilah bagaimana cara mematikannya.

3. Sediakanlah enkripsi
WEP (Wired Equivalent Privacy) and WPA (Wi-Fi Protected Access) dapat meng-enkripsi data Anda sehingga hanya penerima saja yang diharapkan dapat membaca data tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) mempunyai banyak kelemahan yang membuatnya mudah disusupi. Kunci 128-bit hanya mempunyai tingkat pencapaian yang relatif rendah tanpa peningkatan keamanan yang signifikan, sedangkan untuk 40-bit atau 64-bit pada beberapa perlengkapan lainnya, mempunyai enkripsi yang sama baiknya. Dengan cara pengamanan yang standart saja pastilah tetap akan mudah bagi hacker untuk menyusup, namun dengan cara enkripsi ini pastilah akan membuat jaringan Anda lebih aman dari hacker. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk menggunakan enkripsi WPA (peralatan yang lebih tua dapat diupgrade terlebih dahulu agar compatible dengan WPA). WPA dapat sangat menjanjikan dalam menjamin keamanan jaringan nirkabel Anda, namun masih tetap dapat dikalahkan oleh serangan DOS (denial of services).

4. Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu
Banyak router jaringan kabel maupun nirkabel yang dilengkapi firewalls. Bukan bermaksud mengedepankan firewalls, namun firewalls telah membantu dalam pertahanan keamanan jaringan. Bacalah petunjuk manual dari perangkat keras Anda dan pelajarilah cara pengaturan konfigurasi router Anda, sehingga hanya traffic yang sudah seijin Anda saja yang dapat dijalankan.

5. Ubahlah ‘kata sandi’ default Administrator milik Anda
Hal ini baik untuk semua penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Kata sandi default sangat mudah disalahgunakan, terutama oleh para hacker. Oleh karena itu sebaiknya ubahlah kata sandi Anda, hindari penggunaan kata dari hal-hal pribadi Anda yang mudah diketahui orang, seperti nama belakang, tanggal lahir, dan sebagainya.

6. Kunci dan lindungilah komputer Anda
Hal ini merupakan cara pengamanan terakhir untuk komputer Anda. Gunakanlah firewall, perangkat lunak Anti Virus, Zone Alarm, dan lain sebagainya. Setidaknya setiap satu minggu perbaharuilah Anti Virus yang Anda pakai.